<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>LSM on Aktivisme Lingkungan Internasional</title><link>https://aktivismeglobal.com/tags/lsm/</link><description>Recent content in LSM on Aktivisme Lingkungan Internasional</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 10:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://aktivismeglobal.com/tags/lsm/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Diplomasi Hijau: Peran LSM dalam Negosiasi Iklim Global</title><link>https://aktivismeglobal.com/posts/diplomasi-hijau/</link><pubDate>Thu, 15 Jan 2026 10:00:00 +0700</pubDate><guid>https://aktivismeglobal.com/posts/diplomasi-hijau/</guid><description>&lt;p&gt;Panggung negosiasi iklim global, atau yang lebih dikenal dengan &lt;em&gt;Conference of the Parties&lt;/em&gt; (COP) di bawah kerangka kerja UNFCCC (&lt;em&gt;United Nations Framework Convention on Climate Change&lt;/em&gt;), sering kali dipandang sebagai arena eksklusif bagi para diplomat berdasi dan kepala negara. Namun, di balik pintu-pintu tertutup ruang sidang pleno dan di sela-sela draf perjanjian yang rumit, terdapat aktor lain yang memegang peran krusial namun sering kali kurang terekspos secara detail: Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau &lt;em&gt;Non-Governmental Organizations&lt;/em&gt; (NGOs).&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>